Mempermudah Mutasi Kendaraan Antar Provinsi

Ayumi Fadhila

Mutasi kendaraan antar provinsi merupakan proses yang diperlukan ketika pemilik kendaraan bermotor pindah domisili dari satu provinsi ke provinsi lain. Proses ini melibatkan perubahan data pada dokumen kendaraan seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor), serta penggantian plat nomor kendaraan sesuai dengan wilayah baru.

Prosedur Mutasi Kendaraan Antar Provinsi:

  1. Pengajuan Surat Keterangan Pindah (SKP): Pemilik kendaraan harus mendapatkan SKP dari kepolisian setempat.
  2. Penyerahan Dokumen ke Samsat Baru: Setelah mendapatkan SKP, pemilik kendaraan harus menyerahkan dokumen kendaraan ke Samsat di provinsi tujuan.
  3. Pemeriksaan Fisik Kendaraan: Kendaraan akan diperiksa untuk memastikan kesesuaian data dengan dokumen yang ada.
  4. Pembayaran Biaya Mutasi: Pemilik kendaraan harus membayar biaya mutasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Biaya Mutasi:
Biaya mutasi kendaraan antar provinsi bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan provinsi tujuan. Secara umum, biaya ini mencakup:

  • Biaya pengesahan STNK baru
  • Biaya pembuatan plat nomor baru
  • Biaya administrasi lainnya

Untuk informasi lebih detail mengenai biaya spesifik, pemilik kendaraan dapat mengunjungi situs web resmi Samsat atau langsung mendatangi kantor Samsat terdekat.

Tips Mempermudah Proses Mutasi:

  • Persiapkan Dokumen dengan Lengkap: Pastikan semua dokumen seperti KTP, STNK, BPKB, dan SKP lengkap sebelum mengajukan mutasi.
  • Cek Jadwal Samsat: Kunjungi Samsat pada hari dan jam kerja untuk menghindari antrean panjang.
  • Ikuti Prosedur yang Berlaku: Setiap provinsi mungkin memiliki aturan yang sedikit berbeda, jadi penting untuk memahami prosedur yang berlaku di provinsi tujuan.

Dengan memahami prosedur dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan, proses mutasi kendaraan antar provinsi dapat berjalan dengan lancar dan efisien.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar