Panduan Lengkap Warna Kabel Motor Yamaha dan Fungsinya

Ayumi Fadhila

Warna kabel motor Yamaha dan fungsinya merupakan informasi penting bagi pemilik motor, terutama saat melakukan perawatan atau perbaikan sistem kelistrikan. Setiap warna kabel memiliki fungsi tertentu yang membantu dalam identifikasi dan pemecahan masalah. Berikut adalah panduan warna kabel dan fungsinya untuk motor Yamaha:

  • Kabel Merah: Biasanya digunakan sebagai kabel utama yang menyalurkan arus listrik dari aki ke seluruh sistem kelistrikan motor.
  • Kabel Hitam: Dikenal sebagai kabel massa atau ground, yang berfungsi sebagai kabel negatif dari aki.
  • Kabel Coklat: Merupakan kabel positif yang menuju ke kunci kontak pada posisi ON.
  • Kabel Kuning: Pada bagian headlamp, kabel ini digunakan untuk lampu jauh dan indikator lampu jauh pada dashboard.
  • Kabel Hijau: Di area headlamp, kabel ini berfungsi untuk lampu dekat.
  • Kabel Coklat Tua: Digunakan untuk sein bagian kiri.
  • Kabel Hijau Tua: Berfungsi untuk sein bagian kanan.
  • Kabel Biru: Kabel ini untuk lampu senja.
  • Kabel Kuning (bagian belakang): Digunakan untuk lampu rem dan switch lampu rem bagian belakang.
  • Kabel Hijau dengan Garis Kuning: Berfungsi untuk switch rem bagian depan.
  • Kabel Hitam dengan Garis Putih: Digunakan untuk cut/stop engine.
  • Kabel Biru dengan Garis Putih: Untuk elektrik starter.
  • Kabel Abu-Abu atau Biru Muda: Untuk lampu atau switch netral.
  • Kabel Biru dengan Garis Kuning: Untuk stop starter otomatis.
  • Kabel Merah Muda atau Pink: Untuk klakson.
  • Kabel Merah dengan Garis Kuning: Untuk headlamp dari kiprok.
  • Kabel Coklat dengan Garis Putih: Untuk flasher sein.
  • Kabel Hijau Muda: Untuk indikator bensin.
  • Kabel Merah dengan Garis Putih: Untuk bendik starter.
  • Kabel Coklat dan Hijau (sistem pengapian): Untuk spull dan CDI (untuk motor karburator).
  • Kabel Merah dan Putih (sistem pengapian): Untuk pulser.
  • Kabel Oranye: Untuk koil.

Penting untuk diingat bahwa warna kabel dapat berbeda antara model motor Yamaha yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan manual pemilik atau teknisi profesional saat bekerja dengan sistem kelistrikan motor Anda. Mengenal warna kabel dan fungsinya tidak hanya memudahkan dalam perawatan dan perbaikan, tetapi juga dapat mencegah kerusakan yang lebih serius pada motor Anda.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar