Pesan Terakhir Denis Kancil: Kenangan yang Tak Terlupakan

Ayumi Fadhila

Pesan terakhir Denis Kancil masih terngiang di benak para penggemar balap motor tanah air. Denis Kancil, joki cilik yang berbakat, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis yang menghentikan laju karirnya di dunia balap motor. Kepergiannya yang mendadak dan penuh duka meninggalkan banyak kenangan dan pelajaran bagi kita semua.

Denis Kancil, yang baru berusia 14 tahun, telah menunjukkan bakatnya di lintasan balap. Dengan keberanian dan keterampilan yang dimilikinya, ia berhasil menyabet beberapa gelar juara, menunjukkan bahwa usia hanyalah angka ketika datang ke talenta dan dedikasi. Namun, takdir mempunyai rencana lain, dan sebuah kecelakaan di trek balap mengakhiri segalanya.

Kecelakaan yang terjadi pada Minggu dini hari di Tangerang itu menjadi saksi bisu atas berakhirnya perjalanan Denis di dunia balap. Menurut saksi mata, Denis sedang melakukan penyetelan pada motornya sebelum kecelakaan. Motor Yamaha Mio yang dikendarainya, yang merupakan racikan dari bengkel KJM di Depok, tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak sebuah motor roda tiga yang digunakan untuk mengangkut galon dan gas.

Pesan terakhir yang disampaikan Denis kepada teman-temannya sebelum kejadian tersebut menjadi kenangan yang pahit. Kata-kata tersebut mengingatkan kita semua tentang betapa rapuhnya kehidupan dan pentingnya keselamatan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk di dunia balap motor yang penuh risiko.

Kisah Denis Kancil mengajarkan kita tentang pentingnya mengikuti aturan keselamatan dan selalu waspada saat berada di jalan, baik sebagai pembalap maupun pengendara biasa. Meskipun ia telah pergi, semangatnya dan pesan terakhirnya akan selalu hidup dalam ingatan kita.

: VIVA.co.id
: GridOto.com
: MotorPlus-Online.com

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar